la5cdBVcJFaCKClaZd870wvmwrwziXBkFqlQB4ZQ
Bookmark

Puisi gus mus ketika agama kehilangan Tuhan

ketika agama kehilangan Tuhan

puisi gus mus ketika agama kehilangan Tuhan

Dulu.. Agama menghancurkan berhala.. kini agama jadi berhala.. tak kenal Tuhannya, yang penting agamanya..
Dulu.. orang berhenti membunuh sebab agama.. Sekarang.. orang saling mmebunuh karena Agama..
Dulu.. orang saling mengasihi karena beragama.. kini orang saling membenci karena beragama..
Agama.. tak pernah berubah ajarannya dari dulu, Tuhannya pun tak pernah berubah dari dulu.. Lalu yang berubah apanya..? Manusianya?.
Dulu.. orang belajar agama sebagai modal untuk mempelajari ilmu lainnya.. sekarang orang malas belajar ilmu lainnya, maunya ilmu agama saja..
Dulu.. pemimpin agama dipilih berdasarkan kepintarannya.. yang paling cerdas diantara yang lainnya.. sekarang orang yang paling dungu yang tak bisa bersaing dengan orang-orang lainnya, dikirim.. untuk belajar jadi pemimpin agama..
Dulu.. para siswa diajarkan untuk harus belajar giat dan berdo'a untuk bisa menempuh ujian.. sekarang siswa malas belajar, tapi sesaat sebelum ujian berdo'a paling kencang.. karena diajarkan pemimpin agamanya untuk berdo'a supaya lulus..
Dulu.. agama mempererat hubungan manusia dengan Tuhan.. sekarang manusia jauh dari Tuhan karena terlalu sibuk dengan urusan-urusan Agama..
Dulu.. agama ditempuh untuk mencari wajah tuhan.. sekarang.. Agama ditempuh untuk mencari muka.. dihadapan Tuhan.. esensi beragama telah dilupakan. agama kini hanya komoditi yang menguntungkan pelaku bisnis berbasis agama.. karena semua yang berbau agama telah di dewa-dewakan, takkan pernah dianggap salah.. tak pernah ditolak.. dan jadi keperluan pokok melebihi sandang, pangan papan.. agama.. jadi hobi, trend.. dan bahkan pelarian karena tak tahu lagi mesti megerjakan apa..
Agama.. diper-Tuhankan, sedangkan Tuhan itu sendiri dikesampingkan.. Agama dulu memuja tuhan.. Agama kini menghujat Tuhan.. nama Tuhan dijual, diperdagangkan, dijaminkan, dijadikan murahan.. oleh orang-orang yang merusak, membunuh sambil meneriakan nama Tuhan..
Tuhan mana yang mengajarkan tuk membunuh..?.
Tuhan mana yang mengajarkan tuk membenci..?.
tapi manusia membunuh, membenci, mengintimidasi, merusak sambil dengan bangga meneriakan nama Tuhan.. berpikir bahwa Tuhan sedang disenangkan ketika ia menumpahkan darah manusia lainnya..
Agama.. dijadikan senjata untuk menghabisi manusia lainnya, dan tanpa disadari, manusia sedang merusak reputasi Tuhan.. dan sedang mengubur Tuhan dalam-dalam dibalik gundukan ayat-ayat dan aturan Agama..
OLEH : KH. A. MUSTOFA BISRI (GUS MUS)
Posting Komentar

Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan topik pembahasan