REVIEW JURNAL "Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata: Kajian Psikoanalisis"

REVIEW JURNAL  "Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata: Kajian Psikoanalisis"



Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah : Psikologi Kepribadian
Semester VIII (Delapan) Tahun 2018
Dosen Pengampu :
                                                   


 



Disusun Oleh :
Siti Munawaroh   (1410120072)
                                                                        












 
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) KUDUS
JURUSAN TARBIYAH
PRODI PAI
2018

REVIEW JURNAL

A.    Identitas Jurnal
1.      Judul                            
Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata: Kajian Psikoanalisis
2.      Jurnal
IPI Journal: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
3.      Key words
Kepribadian, Psikoanalisis, Novel                
4.      Nama Penulis
Abel Hakimi Yarta, Nurizzati, Bakhtaruddin
5.      Jabatan Penulis
Abel Hakimi  : Mahasiswa penulis skripsi Prodi Pendidikan dan Sastra Indonesia FBS Universitas Negeri Padang
Nurizzati           : Pembimbing I, Dosen FBS Universitas Negeri Padang
Bakhtaruddin    : Pembimbing II, Dosen FBS Universitas Negeri Padang

6.      Departemen Penulis         
Universitas Negeri Padang
7.      Tahun, Volume dan Halaman
2012, Vol. 1 No. 1 September 2012; Seri B 87, Halaman 254-262
8.      Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat analisis isi. Penelitian kualitatif dilakukan dengan tidak mengutamakan pada angka-angka, tetapi menggunakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang sedang dikaji secara empiris. Dengan pendekatan kualitatif semua masalah humaniora, termasuk sastra, dapat dijawab atau dianalisis dengan sebaik-baiknya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis, maksudnya adalah mendeskripsikan data yang diperoleh apa adanya.
Pendekatan yang dilakukan untuk mendeskripsikan data yang diperoleh dalam penelitian yang akan dilakukan penulis adalah dengan pendekatan psikoanalisis Freud yang menjelaskan kondisi-kondisi psikologi tokoh utama dengan meninjau id, ego, dan superego.
9.      Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) kepribadian Ikal dari aspek Id, (2) kepribadian Ikal dari aspek Ego, (3) kepribadian Ikal dari aspek Superego. Data penelitian ini adalah aspek kepribadian tokoh utama dalam novel ini. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sebelas Patriot oleh Andrea Hirata. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode deskriptif dan teknik membaca serta memahami dan mengidentifikasi novel Sebelas Patriot oleh Andrea Hirata.
The purposes of this study were to describe: (1) the personality of Ikal from aspect of Id, (2) personality of Ikal from aspect of Ego, (3) the personality of Ikal from aspect of Superego. The data of this study were the aspect of personality of the main character in this novel. The source of data in this study was the novel Sebelas Patriot by Andrea Hirata. The data were gathered by using descriptive method and technique of reading as well as understanding and identifying the novel of Sebelas Patriot by Andrea Hirata”.

B.     Ringkasan Jurnal
1.      Latar belakang penelitian (masalah)
        Penelitian dalam jurnal ini dilatar belakangi permasalahan yang dikemukakan Andrea Hirata di dalam novel ini adalah keinginan seorang anak (Ikal) untuk mewujudkan impian ayahnya yang tertunda yaitu ingin menjadi pemain PSSI, salah satu olahraga untuk masa depannya. Sehingga segala usaha dilakukan oleh Ikal, mulai dari membiasakan berlatih untuk menendang bola dengan kaki kiri dan juga selalu mengambil posisi permainan di posisi kiri (sayap kiri), walaupun banyak pelatih dari berbagai klub yang mengatakan bahwa Ikal bukanlah tipe pemain bola kaki. Hal ini merupakan gejala yang mengusik pikiran dari tokoh Ikal, anak dari pemain sayap kiri di zaman Belanda yang gagal menjadi pemain PSSI.
        Anak merupakan anugerah bagi orang tua yang diberikan oleh yang maha kuasa, sebagai seorang anak sudah sepantasnya berbakti kepada kedua orang tua. Namun, kenyataan yang kita lihat dalam situasi dan perkembangan zaman saat ini, masih saja terdapat anak-anak atau generasi muda yang tidak mau peduli dengan orang tuanya. Anak mudah saja melontarkan cacian, makian dan saling melakukan perbuatan yang dilarang oleh orang tua.
           Berdasarkan situasi dan kondisi generasi muda saat ini, novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata ini menarik untuk bahan penelitian, khususnya dalam kajian kejiwaan tokoh terutama tokoh utama, karena kejiwaan tokoh utama dalam novel Sebelas Patrio tmerupakan sosok seorang anak yang berjiwa mulia dan selalu bertekad untuk membahagiakan orang tuanya (ayahnya), sehingga kepribadian tokoh Ikal tersebut sangat menarik untuk diteliti.

2.      Core value pembahasan
        Inti dari pembahasan jurnal tersebut adalah (1) kepribadian Ikal dari aspek Id adalah bahwa ada keinginan Ikal untuk mencapai impian ayahnya menjadi pemain PSSI yang tidak dapat dijangkau karena kekejaman kolonisasi ducth, (2) kepribadian Ikal dari aspek Ego adalah adanya mitigasi Ikal untuk melatih dan melatih dirinya kembali dalam memperoleh impian ayahnya, (3) kepribadian Ikal dari aspek Superego adalah bahwa meskipun motivasi Ikal jadilah pemain PSSI tidak bisa diraih, dia masih bisa bangga menjadi pendukung PSSI. Kepribadian yang dimiliki oleh tokoh utama memiliki keseimbangan karena Superego memiliki fungsi untuk menghubungkan permintaan Id dengan Ego, dan untuk hidup sebagai realisasi rasional.
        Aspek id merupakan sistem original dalam jiwa. Dari aspek inilah tumbuh kedua aspek lain. aspek id berisikan hal-hal yang dibawa sejak lahir, atau unsur-unsur biologis. Fungsi aspek id adalah berpegang kepada prinsip ‘kenikmatan’, yaitu mencari keenakan dan menghindari diri dari ketidakenakan. Aspek id adalah aspek biologis yang berhubungan langsung dengan dunia objektif. Aspek id juga berisikan libido yang ada pada diri seseorang. Sedangkan aspek ego adalah aspek psikologis yang timbul karena organisme untuk berhubungan timbal balik dengan kenyataan dan realitas. Aspek ego dipandang sebagai aspek spekulatif kepribadian. Ego mendasarkan dirinya pada prinsip realitas, sehingga seseorang dapat memanipulasi id agar memuaskan instinknya dengan tetap mempertahankan masukan dari luar, maka ego dapat membedakan sesuatu yang hanya ada di dalam batin dan sesuatu yang ada diluar dunia objektif dan realitas Sigmund Freud.
        Aspek superego mempunyai fungsi menentukan sesuatu apakah benar atau salah, pantas atau tidak, susila atau asusila, dengan demikian sesuai dengan masyarakat. Fungsi pokok super ego adalah: (a) merintangi impuls-impuls id, terutama impuls seksual, (b) mendorong ego untuk mengejar hal-hal yang moralitas, dan (c) mengejar kesempurnaan.


3.      Hasil Penelitian
        Hasil penelitian menunjukkan mengenai aspek kepribadian tokoh utama (Ikal) dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata dapat disimpulkan tiga hal sebagai berikut. (1) kepribadian Ikal sebagai tokoh utama yang mencakup aspek id yaitu adanya keinginan Ikal untuk mewujudkan impian ayahnya menjadi pemain PSSI yang tidak tercapai akibat kekejaman penjajahan Belanda, (2) kepribadian Ikal sebagai tokoh utama yang mencakup aspek ego yaitu adanya dorongan naluri Ikal untuk berlatih dan berlatih dalam mewujudkan keinginannya ayahnya, (3) kepribadian Ikal sebagai tokoh utama yang mencakup aspek superego, walaupun keinginan Ikal untuk menjadi pemain PSSI tersebut tidak tercapai, Ikal tetap masih bangga menjadi pendukung PSSI. Jadi, petentangan antara id, ego dan superego dalam diri yang menimbulkan konflik kejiwaan. Ketiga aspek tersebut terdapat dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata secara garis besar yaitu konflik manusia pada dirinya (internal) dan konflik manusia dengan dunia luar dirinya (eksternal). Setelah dilakukan analisis serta pembahasan masalah terhadap Novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata. Novel ini sangat bagus dan menarik untuk diteliti, terutama dari segi kepribadian Ikal sebagai tokoh utama.


4.      Kesimpulan
        Pembelajaran dengan menggunakan media paired cards dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Hal ini dapat dilihat dari pre test maupun post test yang telah dilakukan di dalam kelas. Dari beberapa siklus  yang dilakukan di dalam kelas maka ada peningkatan yang cukup baik dalam hal nilai siswa. Yang dulu ketika belum menggunakan media nilai siswa kurang baik dan bahkan tidak memenuhi SKL, maka dengan menggunakan media paired cards akan ada peningkatan dari pada sebelum menggunakan media paired cards.

        Pada siklus 1 pembelajaran sejarah kebudayaan islam (ski) nilainya dibawah SKL. Ini adalah pre test  siklus 1.
No.
Uraian
Hasil Siklus
1.
Jumlah siswa seluruhnya
27
2.
Jumlah siswa yang telah tuntas
17
3.
Jumlah siswa yang tidak tuntas
           10
4.
Rata-rata nilai kelas
63
5.
Persentase ketuntasan
65%

 Ini masih dalam post test siklus 1. Tapi belum memenuhi nilai SKL. ini dibuktikan dengan masih adanya siswa yang mempunyai nilai dibawah 65
No.
Uraian
Hasil Siklus
1.
Jumlah siswa seluruhnya
27
2.
Jumlah siswa yang telah tuntas
18
3.
Jumlah siswa yang tidak tuntas
           9
4.
Rata-rata nilai kelas
66
5.
Persentase ketuntasan
65%

Karena pada siklus 1 pada pertemuan 1 dan 2 belum memenuhi SKL karena masih ada siswa yang mempunyai nilai kurang dari 65, maka penelitian ini dilanjutkan pada siklus 2.
No.
Uraian
Hasil Siklus
1.
Jumlah siswa seluruhnya
27
2.
Jumlah siswa yang telah tuntas
27
3.
Jumlah siswa yang tidak tuntas
-
4.
Rata-rata nilai kelas
90
5.
Persentase ketuntasan
100 %

Pada siklus 2 ini siswa kelas V berhasil dalam pembelajaran SKI dengan dibuktikan dengan hampir semua nilainya benar semua. Ini berarti nilai SKI pada siklus 2 ini memenuhi SKL yaitu diatas 65.

C.    Reviw Jurnal
              Jurnal ini membahas tentang kepribadian tokoh utama dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata: kajian psikoanalisis. penerapan metode ceramah dengan penggunaan media paired cards dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Media merupakan pembawa informasi dari sumber (guru) kepada penerima (siswa) sedangkan metode adalah cara atau prosedur yang digunakan guru dalam proses pembelajaran. Dalam proses atau kegiatan belajar mengajar sangat dibutuhkan suatu metode yang efektif dan media yang mendukung hal tersebut.
              Seperti dalam skripsi ini, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam sebelum mengunakan media tersebut, pembelajarannya tidak berhasil. Dalam arti masih banyak anak yang hasil belajarnya di bawah KKM. Karena materi mata pelajaran SKI banyak berisi tentang cerita, sehingga bagi guru yang tidak bisa berkreasi maka pembelajarannya akan bersifat monoton (membosankan) dan anak aka sulit memahami pelajaran yang disampaikan guru.
              Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), suatu kajian tentang situasi sosial dengan maksud untuk meningkatkan kualitas praktis. Penelitian ini sangat efektif dan efisian dalam hal memecahkan masalah yang berkaitan dengan proses pembelajaran di kelas. Tahap pelaksanaan tindakan ini yaitu melaksanakan pembelajaran SKI dengan menggunakan media paired cards sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah ditetapkan. Pada tahap pelaksanaan tindakan ini peneliti melakukan pembelajaran terhadap siswa kelas V MI Roudlotul Ulum.
              Pembelajarannya memadukan antara penggunaan metode ceramah dan media tersebut. Media paired cards merupakan dua buah kartu yang saling berkaitan, kartu tersebut berisikan tentang kata atau kalimat yang erat hubungannya. Tulisan dalam paired cards bisa disesuaikan dengan topic yang di bahas. Satu kartu bisa bertuliskan nama sesuatu atau seseorang, sedangkan kartu pasangannya bertuliskan definisi, deskripsi atau hal-hal yang berhubungan dengan kata atau kalimat yang bertuliskan pada kartu sebelumnya. Banyak hal yang bisa bitulis dalam paired cards ini.
              Penggunaan media tersebut sangat mudah digunakan dan tidak memakan biaya bahkan memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa kelas V MI Roudlotul Ulum Jabalsari, Sumbergempol, Tulungagung. Melalui siklus yang telah dilakukan, baik dari siklus 1 sampai ke-2, menunjukkan peningkatan dalam hal proses pembelajaran maupun hasil belajar.
              Penelitian menunjukkan sebelum menggunakan media nilai siswa kurang baik dan bahkan tidak memenuhi SKL, tetapi setelah menggunakan media paired cards tersebut ada peningkatan dari pada sebelum menggunakan media paired cards. Media ini dapat meningkatkan pemahaman siswa serta dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan prestasi belajar siswa pada tes awal nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 58,00 (sebelum tindakan) menjadi 63,5 (siklus I), dan 90,00 (siklus II).
       Hal ini menunjukkan pemakaian metode ceramah dengan media paired cards memberikan hasil yang baik dan patut untuk diaplikasikan dalam pembelajaran, khususnya mata pelajaran Sejarah Kebudayaaan Islam.
D. KRITIK DAN SARAN
kritik
...............
saran
................ 

           

Postingan Serupa

15.31 - tanpa komentar

0 komentar untuk REVIEW JURNAL "Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata: Kajian Psikoanalisis".

silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan topik pembahasan