tugas observasi supervisi pendidikan Di MA Miftahul Huda Raguklampitan Batealit Jepara

TUGAS OBSERVASI SUPERVISI PENDIDIKAN


(Di MA Miftahul Huda Raguklampitan Batealit Jepara)
Guna Memenuhi tugas UAS semester 7
Makul supervisi pendidikan
Dosen pengampu : Ibu Alfi Nikmah,M.Pd.I

tugas observasi supervisi pendidikan Di MA Miftahul Huda Raguklampitan Batealit Jepara 

Disusun Oleh :

PURNOMO     NIM : 1410120067




SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
JURUSAN TARBIYAH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
2017

A.  Profil Madrasah Aliyah Miftahul Huda Raguklampitan Batealit Jepara
logo ma
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM MIFTAHUL HUDA
AktaNotaris No. 24 Tanggal 28 September 1999
MA MIFTAHUL HUDA RAGUKLAMPITAN
N S M : 1 3 1 2 3 3 2 0 0 0 5 5
N P S N : 2 0 3 6 2 9 3 4
Alamat :Raguklamputan Rt. 12/03 BatealiatJeparaKp. 59461

PROFIL
MA MIFTAHUL HUDA
1.      Nama Madrasah                      : MA MIFTAHUL HUDA
2.      No Statistika Madrasah          : 131233200055
3.      Akreditasi Madrasah               :AHU-0004280.AH.01.04.Tahun 2016 (B)
4.      AlamatLengkap Madrasah      : Jl. Raya Raguklampitan Km. 01
Desa / Kecamatan :Raguklampitan / Batealit
Kab / Kota :Jepara
Propinsi :Jawa Tengah
No Telp. 08995521720
5.      NPWP Madrasah                    : 1.864.073.0-506
6.      NamaKepala Madrasah           : Syakirin, S.HI
7.      No TELP/Hp                           : 08995521720
8.      NamaYayasan                         : Miftahul Huda
9.      AlamatYayasan                       : RT 12/03 RaguklampitanBatealitJeparaJawa Tengah
 KP 59461
10.  No TelpYayasan                     : 081325366034
11.  No aktependiriYayasan          : 24 Tahun 1999
12.  Kepemilikan TANAH             : a. Status Tanah : MilikYayasan
b. Luas Tanah : 5124 M2
13.   Status Bangunan                    : MilikYayasan
14.  LuasBangunan                                    : 2056 m2



15.  Data siswadalamtigatahunterakhir
TahunAjaran
Kelas 1
Kelas 2
Kelas 3
Jumlah (kelas 1+2+3)
Jmlsiswa
Jmlhrombel
Jmlsiswa
Jmlhrombel
Jmlsiswa
Jmlhrombel
Jmlsiswa
Jmlhrombel
2015/2016
42
1
36
1
41
1
120
3
2014/2015
35
1
41
1
13
1
89
3
2013/2014
41
1
13
1
25
1
79
3
2012/2013
13
1
25
1
33
1
71
3
2011/2012
25
1
35
1


60
2
20101/2011
40
1




40
1

16.  Data SaranaPrasarana

No

Jenisprasarana

Jumlahruang

Kondisibaik

Kondisirusak
Kategorikerusakan

Rusakringan
Rusaksedang
Rusakberat
1
Ruangkelas
3
Baik




2
Perpustakaan






3
R. Lab. IPA






4
R. Lab. Biologi






5
R. Lab Fisika






6
R. Lab Kimia






7
R. Lab koputer






8
R. Lab Bahasa






9
R. Pimpinan
1
Baik




10
R. Guru
1
Baik




11
R. Tata Usaha
1





12
R. Konseling






13
TempatIbadah
1
Baik




14
R. UKS






15
Wc






16
Gudang






17
R. Sirkulasi






18
TempatOlahraga
1
Baik




19
R. OrganisasiKesiswaan






20
R. Lainnya







17.  Data pendidikdantenagakependidikan
No
Keterangan
Jumlah
Pendidik
1
Guru PNS diperbantukantetap

2
Guru TetapYayasan
3
3
Guru Honorer

4
Guru TidakTetap
20
TenagaKependidikan
1
TU
1
2
Sekurity
1

Jepara, 15 Juli 2015
Mengetahui
KetuaKomite                                                  KepalaMadrasah


Ahmad Shoim, S.Ag                                       Syakirin, S.H.I



B.   Visi Dan Misi

VISI

“TERWUJUDNYA GENERASI ISLAM YANG TERAMPIL QIRO’AH, TEKUN BERIBADAH, BERAKHLAQ KARIMAH DAN UNGGUL DALAM PRESTASI”
MISI

  1. Menyelenggarakanpendidikan yang berkualitas dalam pencapaian prestasi akademik dan non akademik
  2. Mewujudkan pembelajaran dan pembiasaan dalam mempelajari Alqur’an dan menjalankan ajaran agama Islam.
  3. Mewujudkan pembentukan karakter Islami yang mampu mengaktualisasikan  diri dalam masyarakat.
  4. Meningkatkanpengetahuandanprofesionalismetenagakependidikansesuaidenganperkembanganduniapendidikan
  5. Menyelenggarakatatakelola madrasah yang efektif, efisien, transparandanakuntabel

Tujuansekolah/madrasah.
Secaraumum, TujuanPendidikanMiftahul Huda Raguklampitanadalahmeletakkandasarkecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaqmuliasertaketerampilanuntukhidupmandiridanmengikutipendidikanlebihlanjut.Bertolakdaritujuanumumpendidikandasartersebut, Madrasah AliyahMiftahul Huda mempunyaitujuansebagaiberikut :
a.    Mengoptimalkan proses pembelajarandenganmenggunakanpendekatanpembelajarandenganmenggunakanpendekatanpembelajaranAktif (PAKEM, CTL)
b.    Mengembangkanpotensiakademik, minatdanbakatsiswamelaluilayananbimbingandankonselingdankegiatanekstrakurikuler
c.    MembiasakanperilakuIslamidilingkungan Madrasah
d.   Meningkatkanprestasiakademiksiswadengannilai rata-rata 7,5
e.    MeningkatkanprestasiakademiksiswadibidangsenidanOlahragalewatkejuaraandankompetisi.

C.  Teori supervisi pendidikan
Dilihat dari sudut etimologi “supervisi” berasal dari kata “super” dan “vision” yang masing-masing kata itu berarti atas dan penglihatan.[1]Jadisupervisipendidikandapatdiartikansebagaipenglihatandariatas.Melihatdalamhubungannyadenganmasalahsupervisidapatdiartikandenganmenilik, mengontrol, ataumengawasi.
Supervisi ialah pembinaan yang diberikan kepada seluruh staf sekolah agar mereka dapat meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan situasi belajar-mengajar yang lebih baik.[2] Orang yang melakukan supervisi disebut dengan supervisor.
Dalam Dictionary of Education, Good Carter (1959) memberikan pengertian bahwa supervisi adalah usaha dari petugas-petugas sekolah dalam memimpin guru-guru dan petugas-petugas lainnya dalam memperbaiki pengajaran, termasuk menstimulasi, menyeleksi pertumbuhan jabatan dan perkembangan guru-guru, merevisi tujuan-tujuan pendidikan, bahan pengajaran, metode, dan evaluasi pengajaran (Sahertian,2008: 17).[3]
Konsepsupervisi modern dirumuskanoleh Kimball Wiles (1967) sebagaiberikut :“Supervision is assistance in the devolepment of a better teaching learning situation”. Supervisiadalahbantuandalampengembangansituasipembelajaran yang lebihbaik.Rumusaninimengisyaratkanbahwalayanansupervisimeliputikeseluruhansituasibelajarmengajar (goal, material, technique, method, teacher, student, an envirovment).[4]
Supervisi pendidikan adalah pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntunan ke arah perbaikan situasi pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu mengajar dan belajar dan belajar pada khususnya. Supervisi dapat kita artikan sebagai pembinaan. Sedangkan sasaran pembinaan tersebut bisa untuk kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha. Namun yang menjadisasaransupervisidiartikan pula pembinaan guru.


D.  Hasil Observasi Supervisi dan Kendala / hambatan yang di hadapai
Narasumber   : Syakirin S.H.I
Jabatan          : Kepala Madrasah Aliyah Miftahul Huda Raguklampitan Batealit Jepara
Alamat            : Desa Raguklampitan Rt 13 Rw 03 Bataelit Jepara
Dari hasil wawancara yang saya lakukan dengan kepala Madrasah Aliyah Miftahul Huda dan dari beberapa questioner yang saya ajukan tentang supervisi pendidikan berikut ini dapat saya simpulkan dalam bentuk narasi untuk lebih memudahkan dalam penyusunan tugas observasi tentang definisi supervisi, tekhnik supervisi yang digunakan dan kesulitan ketika melakukan supervisi kepada bawahannya .

Tentang definisi supervisi menurut Bapak Syakirin, S.H.I yakni supervisi merupakan bagian dari tanggung jawab dari seorang kepala sekolah untuk melihat proses pembelajaran dikelas yang dilakukan oleh seorang guru,apakah sudah sesuai dengan RPP yang dibuat karena apa yang tertulis dalam RPP harus sesuai dengan apa disampaikan dalam proses pembelajaran di kelas.

Mengenai tekhnik supervisi yang digunakan dalam mensupervisi bawahannya yaitu menggunakan tekhnik supervisi tunggal , mengetahui jumlah tenaga pendidik yang sedikit, maka dari itu menggunakan tekhnik supervisi tunggal ini dirasa mampu untuk memberikan pelayanan kepada tenaga pendidik yang merasa mengalami kesulitan dan kendala dalam melakukan proses pembelajaran didalam kelas. Selain itu juga dirasa lebih humanis dan bisa menciptakan suasana harmonis dan menambah keakraban antara atasan dan bawahan karena supervisi itu sendiri bersifat demokratis dan humanis bukan bersifat otoriter. Dari mekanisme pelaksanaan supervisi yang Bapak Syakirin, S.H.I lakukan biasanya dimulai dari pengamatan proses pembelajaran didalam kelas oleh seorang guru, lalu dilanjutkan dengan mengadakan pertemuan jika ditemukan kekurangan guru dalam proses pembelajaran dalam jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya untuk dilakukan evaluasi dan memberikan problem solving yakni pemecahan masalah kepada guru yang bersangkutan.
Adapun kelebihan dan kekurangan atas pemilihan teknik supervisi yang saya tanyakan kepada Bapak Syakirin, S.H.I yaitu lebih bisa menjaga martabat atau nama baik guru yang bersangkutan, karena sifat guru yang berbeda-beda ada yang bersifat pemalu dan bersifat tempramental. Untuk menghindari rasa ketidaknyamanan guru tekhnik ini dirasa paling tepat. Mengenai kekurangan tekhnik ini karena hanya merupakan pertemuan personal atau empat mata, ada rasa ewuh-pekewuh atau sungkan kepada guru yang lebih senior yang secara usia dan pengalaman mereka jauh lebih unggul.

E.  ANALISA DAN SOLUSI
Mengingat keterbatasan waktu yang bisa kami dapatkan saat kunjungan, karena saat kunjungan kepala sekolah terkait ada kegiatan penting diluar sekolah, dengan informasi yang terbatas saya hanya bisa menyimpulkan bahwa dalam melakukan supervisi tentunya akan selalu ada kendala atau hambatan yang dialami oleh orang yang malakukan baik dari pihak supervisi maupun supervisor itu sendiri, dan dari wawancara saat observasi penulis bisa menyimpulkan bahwa ketika sedang melkukan supervisi kepala sekolah (supervisor) juga mengalami kendala yakni adanya rasa ewoh pekewoh (merasa sungkan) terhadap orang yang disupervisi, karena tak jarang orang yang disupervisi merupakan orang yang sidah sangat senior, baik secara usia, secara pengalaman mengajar dan lain sebagainya, dan tentunya itu sudah snagat alamiah bagi seorang.
Solusi yang bisa penulis tawarkan ntuk masalah ini adalah kepala sekolah (supervisor) melakukan pemantauan secara langsung, namun dengan cara yang tidak kaku dan bisa terlihat akrab agar guru yang disupervisi maupun yang disupervisi bisa sedikit demi sedikit menghilangkan rasa canggungnya, tentunya jika sudah terjadi keakraban guru yang memiliki masalah dalam pembelajaran tanpa ragu akan menceritakan apa masalah yang sedang dihadapinya dan masalah apa saja yang belum bisa terpecahkan dan disinilah peran seoranng supervisor, yaitu memberikan sebuah problem solving dan bimbingan agar masalah yang dihadi oleh guru tersebut bisa segera terpecahkan.
Adanya rasa canggung saat mensupervisi tentunya menjadi hal yang sangat wajar dan sangat alami, namun mengingat sangat pentingnya supervisi supervisi harus bisa dilakukan secara profesional. Dalam memajukan pendidikan tentunya dibutuhkan berbagai langkah atau metode yang nantinya akan mempermudah dalam mencapai sebuah tujuan, dan disinilah peran supervisi yang paling utama.
Dalam pelaksanaannya peranan supervisi bukan untuk mencari kesalahan-kesalahan seorang guru yang disupervisi, namun justru memberikan pembinaan agar yang di supervisi bisa mengatasi kendala yang sedang dihadapinya  dan bisa melakukan peningkatan.
Menurut penulis Supervisi bisa dikatakan sukses apabila yang disupervisi bisa menjadi lebih baik, jika saat melakukan supervisi dan yang di supervisi belum mengalami perubahan ke arah yang lebih baik dan belum bisa menemukan pemecahan masalah maka supervisi tersebut belum bisa dikatakan berhasil dan perlu di Evaluasi lagi agar bisa menemukan solusi untuk masalah yang di hadapi.

DAFTAR PUSTAKA

Subari.Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Perbaikan Situasi Mengajar.(Jakarta: Bumi Aksara,1994)
Subroto,Suriyo.Dimensi-dimensiAdministrasiPendidikan di Sekolah.(Jakarta: Bina Aksara,1988)
Maryono.Dasar-Dasar&TeknikMenjadi Supervisor Pendidikan.(Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011)

[1] Subari, Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Perbaikan Situasi Mengajar, (Jakarta: Bumi Aksara,1994), hlm.1
[2]Suryo Subroto,  Dimensi-dimensi Administrasi Pendidikan di Sekolah. (Jakarta: Bina Aksara,1988), hlm.134
[3]Maryono,  Dasar-Dasar&TeknikMenjadi Supervisor Pendidikan, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011), hlm.17

Postingan Serupa

01.35 - tanpa komentar

0 komentar untuk tugas observasi supervisi pendidikan Di MA Miftahul Huda Raguklampitan Batealit Jepara.

silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan topik pembahasan