RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) AKHLAQ TERPUJI



RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN AKHLAQ TERPUJI


Disusun guna Memenuhi Tugas Semester VI (Enam)
Mata Kuliah : Micro Teaching
Dosen Pengampu :  Anisa Setyaningrum,


Disusun Oleh:
Indriani Nurlita Putri        NIM : 1410120065
RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN AKHLAQ TERPUJI 

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI KUDUS
JURUSAN TARBIYAH PRODI  PAI
TAHUN 2017




RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

            Nama Sekolah           :
            Mata Pelajaran          : Aqidah Akhlaq
            Kelas/ Semester         : VII/ 1
            Tahun Pelajaran       : 2016/2017
            Materi Pokok             : Akhlaq Terpuji (Ikhlas, Taat, Khauf, dan Tobat)
            Alokasi Waktu           :
           
A.    Kompetensi Inti
1.      Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2.      Mengembangkan perilaku ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
3.      Memahami dan menerapkan pengertian ikhlas, taat, khauf, dan tobat terkait fenomena dan kejadian  untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
4.      Mengolah, menalar, dan menyajikannya dengan pengembangan dari yang dipelajari di sekolah dan menggunakan metode yang sesuai kaidah keilmuan.
B.     Kompetensi Dasar
1.1  Meyakini bahwa ikhlas, taat, khauf, dan tobat merupakan akhlak terpuji.
2.1  Membiasakan berperilaku ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
3.1  Memahami  pengertian dan pentingnya memiliki akhlak terpuji ( ikhlas, taat, khauf, dan       tobat).
4.1 Melafalkan ayat-ayat tentang ikhlas, taat, khauf, dan tobat dari Al-Qur’an dan hadist.
C.  Indikator
     1.1.1 Menghayati perilaku ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
     2.1.1 Membiasakan berperilaku ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
     3.1.1 Menjelaskan pengertian dan pentingnya ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
     3.1.2 Menjelaskan beberapa contoh dari ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
     3.1.3 Mengemukakan hikmah dari ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
     4.1.1 Melakukan perilaku ikhlas, taat, khauf, dan tobat dalam kehidupan sehari-hari.
D. Tujuan Pembelajaran
     1. Siswa dapat menghayati perilaku ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
       2. Siswa dapat membiasakan berperilaku ikhlas, taat, khauf, dan tobat dalam kehidupan sehari-hari.
     3. Siswa dapat menjelaskan pengertian dan pentingnya ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
     4. Siswa dapat menjelaskan bentuk-bentuk ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
     5. Siswa dapat mengemukakan hikmah dari ikhlas, taat, khauf, dan tobat.
            6. Siswa dapat mencerminkan perilaku terpuji (ikhlas, taat, khauf, dan tobat) dalam kehidupan sehari-hari.
E. Model Pembelajaran
     1. Information Learning
            2. Active Learning
F. Metode Pembelajaran
            1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Penugasan
G. Kegiatan Pembelajaran
     1. Pendahuluan
     a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama dipimpin oleh    ketua kelas.
     b. Guru memeriksa kehadiran, kerapian, berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
     c. Memberikan motivasi, menjelaskan, tujuan dan manfaat materi pembelajaran.
     2. Kegiatan Inti
     a. Mengamati
·         Siswa mengamati vidio yang ditayangkan
·         Siswa mendengarkan penjelasan materi tentang akhlak terppuji (ikhlas, taat, khauf, dan taubat)
·         Siswa mencermati bentuk-bentuk (contoh) dari ikhlas, taat, khauf, dan taubat.
·         Siswa mengamati contoh akhlak terpuji (ikhlas, taat, khauf, dan taubat)
b. Menanya
·         Siswa mengajukan beberapa pertanyaan tentang ikhlas, taat, khauf, dan taubat.
c. Mengeksperimen/ Mengexplorasi
·         Siswa membaca dan mencari informasiyang ada di LKS dan buku siswa.
·         Siswa mencatat contoh perilaku terpuji (ikhlas, taat, khauf, dan taubat).
d. Asosiasi
·         Siswa mendiskusikan materi yang telah diperoleh dengan teman sebangkunya.
·         Siswa mencocokkan materi yang diperoleh dari sumber lain.
·         Siswa membuat peta konsep tentang perilaku terpuji (ikhlas, taat, khauf, dan taubat)
·         Siswa menyimpulkan contoh-contoh perilaku terpuji tersebut.
e. Komunikasi
·         Siswa memaparkan temuan-temuan tentang perilaku terpuji (ikhlas, taat, khauf, dan taubat)
·         Siswa menceritakan hasil diskusi di depan kelas.
3.Penutup
·         Guru memberi penguatan, sekaligus mengajak para siswa untuk merangkum dan menyimpulkan materi pembelajaran secara bersama-sama.
·         Guru memberikan tugas kepada siswa untuk mengerjakan soal-soal latihan.
·         Guru mengingatkan dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
·         Guru menutup pelajaran dengan membaca salam dan membaca hamdalah.
H. Pendalaman Materi
            1. Pengertian Ikhlas
        Ikhlas menurut bahasa berasal dari bahasa arab khalasa artinya bersih, jernih, murni dan tidak bercampur. Sedangkan menurut istilah ikhlas adalah semata – mata mengharap ridha allah.
      Menurut sayyid sabiq ikhlas adalah “ Seseorang berkata, beramal dan berjihad mencari ridha allah, tampa mempertimbangkan harta, pangkat, status, popularitas, kemajuan atau kemunduran, supaya dia dapat memperbaiki kelemahan-kelemahan amal dan kerendahan akhlaknya serta dapat berhubungan langsung dengan Allah SWT ”.
        Pentingnya Prilaku ikhlas dalam kehidupan sehari-hari sangat berperan sekali dalam kehidupan kerena ikhlas untuk menjalani sesuatu akan bernilai ibadah disisi Allah.
         Contohnya seorang pedagang,  setelah ia luruskan motivasinya dan berusaha secara profesional lalu setelah berhasil mendapatkan kekayaan untuk apa kekayaan itu dimanfaatkan ? apakah hanya sekadar untuk memuaskan hawa nafsu? Apakah dia belanjakan hartanya untuk kebaikan atau kemaksiatan? hal inilah yang menentukan keikhlasannya.
2.      Pengertian Taat
           Secara bahasa taat artinya patuh. Sedangkan menurut  istilah taat artinya upaya untuk selalu mengikuti petunjuk Allah dengan cara malaksanakan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.
                Prilaku taat merupakan prilaku yang senantiasa selalu menjaga diri kita agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar syaria’t. Karena dengan taat untuk melaksanakan perintah Allah kita semakin menyadari kebesaran Allah dalam menciptakan dan mengawasi apapun yang terjadi dimuka bumi.
        Contoh prilaku taat adalah tidak mencuri, tidak berzina dan melaksanakan shalat lima waktu.
3.      Khauf
             Khauf adalah kegalauan hati membayangkan sesuatu yang tidak disukai yang akan menimpanya atau membayangkan hilangnya sesuatu yang disukainya.
           Dengan berlaku khauf itu merupakan pembuktian keimanan seseorang kepada Allah SWT, apabila khauf kepada Allah berkurang dalam diri seseorang maka hal ini bertanda mulai berkurangnya pengetahuan dirinya terhadap Allah. Dengan adanya rasa khauf atau takut kepada Allah maka akan menambah keimanan seseorang.
            Contoh prilaku khauf adalah memelihara hatinya dari dengki, sombong, riya dll.

4.      Taubat
         Taubat menurut bahasa adalah taba yang berarti kembali, hamba yang bertaubat allah adalah orang yang kembali dari sesuatu, misalnya kembali dari sifat-sifat yang tercela menuju sifat-sifat yang terpuji, kembali dari larangan allah menuju perintah-Nya, kembali dari maksiat menuju taat.
         Agama islam tidak memandang manusia seperti malaikat yang tidak mempunyai kesalahan dan dosa sebagaimana islam tidak membiarkan manusia untuk tidak putus asa dari ampunan tuhannya. kewajiban seorang mukmin adalah harus mendekatkan diri kepada Allah salah satu dengan senatiasa bertaubat.
     Contoh prilaku taubat adalah dengan menyesali segala perbuatan dosa yang telah kita lakukan dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Nilai-Nilai Positif Dari Perilaku Ikhlas, Taat, Khauf Dan Taubat
1. Dampak positif dari prilaku ihklas dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :
1.                   Melatih diri agar tidak merasa bangga jika perbuatan baiknya dipuji orang lain.
2.                   Dapat menjaga keistiqomahan dan kerutinan dalam berbuat baik, meskipun perbuatan amal baiknya itu tidak terlihat oleh manusia.
3.                   Merasa senang karena adanya harapan mencari ridha dari Allah semata.
4.                   Melatih diri agar tidak merasa bangga jika perbuatan baiknya dipuji oleh orang lain.
 2.  Dampak Positif dari Perbuatan taat dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :
1.                   Memperoleh kepuasan batin karena telah melaksanakan salah satu kewajibannya kepada Allah.
2.                   Memperoleh  kemenangan yang besar
3.                   Mendapatkan ridho Allah karena telah mampu mentaati perintah-Nya.
4.                   Melatih diri untuk disiplin dalam segala hal termasuk dalam urusan belajar dan mematuhi peraturan.
3.  Dampak Positif dari PerbuatanKhauf dalam Kehidupan Sehari – hari adalah sebagai Berikut :
1. Dapat meningkatkan kualitas perbuatan baiknya karena mengharap ridho dari Allah.
2. Tidak menganggap ringan terhadap semua perbuatan dosa karena akan dipertanggungjawabkan kepada Allah.
3. Tidak membangga – banggakan kebaikan yang dilakukan dimasa lalu karena belum tentu kebaikannya tersebut diterima disisi Allah.
4. Bersikap hati-hati dalam berusaha sehingga rizki yang diperoleh halal dan diridhoi Allah.
5. Mengingat – ingat dosa dan kesalahan dimasa lalu karena belum tentu dimaafkan Allah.
4. Dampak Positif dari Perbuatan  Taubat dalam Kehidupan Sehari – hariadalah sebagai Berikut :
1. Memperoleh semangat dan gairah hidup baru karena Allah berkenan menerima taubatnya.
2. Dapat memperoleh jalan yang benar setelah terjerumus dalam jalan kesesatan.
3. Mendapatkan simpati dan dihargai oleh orang lain karena telah kembali kejalan yang benar.
4. Dapat mengembalikan nama baik keluarga yang sempat tercoreng meskipun dalam waktu yang lama.
5. Menjadikan rasa aman dan tentram bagi kehidupan masyarakat.
I. Pendidikan Karakter
                        Karakter siswa yang diharapkan yaitu: religius, ikhlas, taat, merasa takut (khauf) diawasi oleh Allah, jujur, empati, menghargai orang lain.
J. Uji Kompetensi
                        1. Bagaimanakah maksud ikhlas itu?
                        2. Apa yang dimaksud taat, khauf, dan taubat?
                        3. Sebutkan syarat-syarat taubat nasuha!
                        4. Bagaimanakah seseorang yang dapat dikatakan taat?
                        5. Bagaimanakah maksud orang yang bertaubat berarti kembali?





Postingan Serupa

01.08 - tanpa komentar

0 komentar untuk RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) AKHLAQ TERPUJI.

silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan topik pembahasan