Hal yang seringkali disepelekan namun berakibat fatal untuk rumah dan keluarga jika tidak di lakuakan

Hal yang seringkali disepelekan namun berakibat fatal untuk rumah dan keluarga jika tidak di lakuakan

awas bisa berakibat fatal

Tinggal dirumah yang nyaman tentram dan adem ayem adalah keinginan semua orang untuk itulah ada beberapa hal yang tentunya tidak boleh di lakukan dan harus di lakuakan agar rumah hunian menjadi nyaman dan tentram, dan terkadang juga ada Hal yang seringkali di sepelekan namun berakibat fatal untuk rumah dan keluarga jika tidak di lakuakan, lalu hal apakah itu? Sudahkah kalian melakukan hal yang sepele ini dirumah kalian.
1.      Membaca ayat suci al-qur’an
Indonesia adalah negara dengan mayoritas muslim terbanyak di dunia, namun banyak sekali yang rumah-rumahnya sepi dengan bacaan Al-qur’an dan jarang sekali rumah yang diterangi oleh terangnya cahaya al-qur’an, dan banyak yang rela rumahnya seperti kuburan.
Memabaca Al-qur’an sebenarnya bukanlah hal yang sepele, namun banyak dari saya,kamu dia dan kita semua yang sering menyepelekan, dan meremehkan al-qur’an, padahal al-qur’an adalah pedoman hidup dan sumber hukum kita semua sebagai orang islam, bagaimana mungkin kita sebagai manusia bisa hidup dengan benar jika kita yang berkoar-koar mengaku islam justru melupakan Al-qur’an dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.
Adakah kaitannya membaca Al-qur’an dengan ketentraman dirumah dan keluarga? Tentu saja sangat berkaitan, rumah yang sering dibacakan Al-qur’an akan lebih terasa nyaman, karena tidak akan ada iblis ataupun syaiton yang berani mendekat pada rumah-rumah yang senantiasa dilantunkan ayat-ayat suci Al-qur’an.
2.      Mendidik dengan Mencontohkan kepada anak melalui prilaku orang tua.
Kita semua pastilah tahu, bahwa anak kecil akan selalu meniru apa yang dia lihat, untuk itulah mendidik buah hati melalui teladan dari orang tua adalah hal yang sangat penting, namun sekarang ini sayangnya banyak orang tua yang sering kali menyepelekan hal ini dan hanya menyuruh anakanya untuk selalu rajin untuk beribadah dan melakukan kebaikan.
Lalu apa yang salah, bukankah itu sesuatu yang benar dan memang harus dilakukan?, iya... memang itu bukan sesuatu yang salah namun yang sekarang ini terjadi adalah orang tua hanya memerintah, namun orang tua justru tidak menjalankannya, dan yang lebih ironis lagi orang tua akan memerahi buah hatinya jika buah  hati lalai menjalankan ibadah, tanpa sadar bahwa dirinyalah yang sangat pantas untuk dimarahi...
Sebelum memrintah buah hati sebaiknya para orang tua harus belajar memerintah diri sendiri, sudah pantaskah kalian sebagai orang tua untuk memerintah anak untuk melakukan kebaikan ataupun ibadah? Jika merasa belum pantas,, pantaskanlah... diri kalian...
Karena apa yang kalian tanamkan pada buah hati, itulah nanti yang akan kalian terima sebagai orang tua saat sudah berada di alam kubur, akan mendapat kebaikan dari buah hati kah? Atau justru hanya menambah fitnah bagi orang tua dalam kubur? Semua tergantung dari apa yang kalian tanamkan pada buah hati kalian, jika kalian menanam kebaikan pastinnya kalian akan memetik kebaikan jika kalian menanam kejelekan kalian juga akan tertimpa kejelekan pula.
3.      Membaca bismillah dan mengikuti tata cara makan Nabi Muhammad..
Tentulah kita sangat tahu... bahwa semua perbuatan baik haruslah di awali dengan bacaan do’a, atau paling tidak membaca bismillah... namun walaupun sudah mengerti dan sadar tentang pentingnya bacaan bismillah banyak dari kita yang selalu melupakannya, karena memang tak terbiasa, dan itu juga berlaku saat sedang bersntap makanan.
Tata cara makan yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad adalah cara yang terbaik dan paling sehat, bahkan sudah ada penelitian tentang cara makan Nabi yang menganjurkan untuk menjilati sisa-sisa makanan yang ada di jari ketika sudah selesai makan, dan penelitian ilmiah itu menyatakan bahwa dalam tubuh jari manusia terdapat enzim-enzim (zat) yang sangat berguna dalam mencerna makanan, sungguh suatu hal yang sangat luar biasa, dan terlihat sangat sepele sekali, namun sanhgat bermanfaat bagi manusia, namun kebanyakan dari kita justru meresa bahwa makan dengan cendok akan lebih higenis, padahal jika dipikir secara cermat, alat makan yang paling higenis adalah tangan kita sendiri, cendok adalah alat yang bayak digunakan bergantiang oleh puluhan bahkan ratusan orang, sementara tangan, hanya kita gunakan untuk kita sendiri, atau paliang banyak hanya untuk menyuapi buah hati, jadi bagaimana menurut kalian, tangan lebih higenis kan?
4.      Tidak mengontrol apa yang menjadi tontonan buah hati.
Tv sekarang ini adalah sesuatu yang menjadi keharusan di miliki dan harus ada dalam setiap rumah, namun apakah yang di tonton anak kalian atau adik kecil kalian? Tentulah kita sebagai orang yang lebih dewasa harus ikut berperan dalam mengontrol apa tontonan yang di konsumsi oleh para buah hati ataupun para adik-adik kita, karena sangat banyak sekali bahaya atau dampak yang akan di terima anak saat anak menonton tv tanpa bimbingan orang dewasa.
Kita sering menjumpai sinetron yang banyak di tanyangkan di tv sekarang ini banyak sekali yang mengandung unsur kekerasan dan percintaan yang sangat tak layak menjadi tontonan anak-anak yang masih di b awah umur. Dan pihak penyiaran pun seakan tak perduli dengan itu semua, yang terpenting bagi mereka adalah rating mereka bagus, masalah isi (konten) bodoh amat, yang penting rating naik, karena jika rating naik, tentulah itu bisa menjadi mesin pengahsil uang yang sangat menguntungkan.
Dan efek yang paling terasa sekarang ini adalah unsur percintaan yang di sajikan hampir di setiap sinetron, kanapa saya bilang begitu?, penulis lagi sakit hati kaena cinta ya?,  Saat penulis sudah masuk di tingkat smp, penulis belum terlalu mengerti apa sih yang pacar-pacaran itu, dan tema- teman saya pun demikian, belum ada yang mengerti tentang hal-hal itu, namun sekarang ini ironisnya... bahkan anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar (SD), sudah sangat mengerti tentang hal itu.. anak-anak yang seharusnya masih giat-giatnya belajar sekarang justru dipaksa, cepat dewasa dalam pemikiran yang belum pantas untuk mereka pikirkan.
Lalu siapa yang bisa menyelamatkan anak-anak dari banyaknya tontonan yang kurang mendidik seperti itu, jawabannya tentu saja hanya kalian sendiri yang bisa menolongnya.. bukan pemerintah? Tentu saja berdasarkan yang saya rasakan Bukan... mungkin karena pemerintah terlalu sibuk untuk mengurusi hal-hal seperti ini, jadi hanya kalian sebagai orang yang lebih dewasa dan sudah mengerti mana tontonan yang pantas dan yang tidak yang bisa menyelamatkan generasi putra-putri bangsa yang sekarang ini kian memprihatinkan, banyak terjadi pernikahan dini dengan berbagai alasan ada yang sudah hamil duluan lah, ada yang sudah kebelet kawin lah dan akhirnya semakin banyak juga terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga ataupun perceraian, karena memang yang menjalani mahligai pernikahan belum dewasa dan masih sangat ke kanak-kanakan.

Postingan Serupa

14.36 - tanpa komentar

0 komentar untuk Hal yang seringkali disepelekan namun berakibat fatal untuk rumah dan keluarga jika tidak di lakuakan.

silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan topik pembahasan