jadilah sahabatku bagian 7

Gadis bermata indah menatap dalam-dalam sosok yang membuatnya jtuh cinta, sampai seperti ini, padahal banyak yang mengejar-ngejar untuk mendaatkan cintanya, tapi lain dengan sosok didepannya ini, dia menunjukan begitu banyak perhatian kepadanya, tapi kenapa dia tak pernah menyatakan perasaannya. masih kurang cantikkah sehingga dia tak pernah mengungkapkan perasaannya kepadaku. Aisyah mengumpilkan keberanian untuk mengungkapkan perasaannya.
“Aku mencintaimu”
Lelaki yang ada dihadapan Aisyah ini hanya bisa diam tertegun seperti patung, dan tak menyangka bahwa dia akan mendengar kata-kata itu dari gadis bermata indah yang sangat ia sukai.
“maaf Aisyah aku tak bisa menerima cintamu”
Bagaikan kilat menyambar, hancur rasanya hati gadis bermata indah ini, ketika mendengar jawaban yang diberikan untuknya, dan merasa tak percaya, lalu apa yang selama ini dia lalui bersama-sama selama ini, lalu apa perhatiaan yang diberikan kepadanya, kenapa diamenolak cintanya. Apakah sudah ada yang lain yang mengisi dirinya. Gadis bermata indah ini menagis tersedu-sedu dihadapan lelaki yang telah menolaknya dan membuat lelaki itu bingung, apa yang harus dilakukannya, bagaimana dia bisa menenangkannya.
“kenapa? Kenapa kau tak menerima cintaku, lalu apa selama ini?.
“ma’af Aisyah aku belum bisa menjelaskannya, Sudahlah.. aisyah jangan menangis lagi, ayo kita pulang saja.”.
Ipul merasa bingung bagaimana caranya mengajak Aisyah pulang, karena dia terus saja menolak ajakannya dan menyuruh untuk meninggalkannya disitu.
Bagaimana mungkin ia tega meninggalkan gadis bermata indah ini sendirian dipantai, akhirnya ia memutuskan untuk mengirim pesan pada linda teman akrab Aisyah dikampus untuk menjemput Aisyah dipantai dan menunggu sampai linda datang.
Sesampainya linda dipantai ipul beranjak meninggalkan mereka berdua.
“lin aku titip Aisyah ya..”
“sebenarnya apa yang terjadi, kenapa Aisyah menangis, apa yang kau lakukan?.
Ipul hanya terus berlalu pergi tanpa menjawab pertanyaan linda.
Iinda ingin sekali memarahi orang yang membuat sahabatnya menangis, tapi siapa apakah mungkin ipul yang membuat Aisyah menangis, tapi itu tidak mungkin, karena linda tahu, bahwa mereka berdua sangat dekat sekali, bahkan aisyah sering bercerita tentang kedekatannya dengan saiful, jadi rasanya tak mungkin ia membuatnya menangis.
Linda memberikan pelukan pada sahabatnya sampai ia berhenti menangis, Setelah sedikit tenang linda mengajak pulang Aisyah karena hari juga hampir gelap.
Aisyah tak berani untuk pulang dengan keadaan seperti ini dan ingin menginap saja ditempat linda, Linda hanya mengiyakan saja dan mengabari dulu kepada orang tua Aisyah bahwa aisyah menginap ditempatnya. Dan orang tua Aisyah sudah mengenal linda, pasti dibolehlan.
Sesampainya dirumah linda, ia menanyakan apa sebenarnya yang terjadi, kenapa sampai ia menangis seperti ini?. Dan kenapa disana tadi juga ada ipul.
Aisyah mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi tadi, bahwa dia telah menyatakan cintanya pada ipul, namun ipul menolaknya. Linda pun merasa heran kenapa ipul menolak sahabatnya ini, Karena kelihatannya ipul juga menyukai Aisyah, dan tadi ketika dipantai wajah ipul terlihat sangat khawatir sekali dengan keadaan aisyah.
            Malam berganti siang, Aisyah masih saja bersedih sampai mata indahnya terlihat begitu sembab karena mengeluarkan air mata semalaman.
Linda memahami keadaan aisyah, pasti dia masih belum berani untuk pulang apa lagi untuk berangkat kuliah.
“Aisyah.. aku kuliah dulu ya.. nanti kalau butuh apa-apa atau lapar turun saja kebawah cari makanan seperti biasanya nggak usah malu-malu”.
“iya.. makasih ya lin..”
GEMPLOE...

Postingan Serupa

16.20 - tanpa komentar

0 komentar untuk jadilah sahabatku bagian 7.

silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan topik pembahasan