cara membuat artikel yang menarik untuk di baca - kang-purngeblog.blogspot.com

membuat artikel
Add caption



        Sebagai seorang blogger, tentulah kita tidak bisa lepas dari yang namanya tulis-menulis, karena sebagai seorang blogger kita juga harus bisa menediakan konten-konten yang berkualitas dan menarik, agar banyak disukai dan banyak yang ingin membacanya.
Lalu sebenarnya apa saja yang perlu diperhatikan untuk membuat artikel yang menarik untuk di baca?.
Berikut ini saya akan memberikan beberapa cara untuk membuat artikel yang menarik.
1.    Tentunya kita harus mempunyai ide menarik terlebih dahulu,
mempunyai ide menarik
Add caption

karena itu bagian yang terpenting, jangan sampai kita mau membuat artikel, tapi ternyata kita belum mempunyai ide sama sekali, lalu apa coba yang mau kita tulis?
Lalu dari mana datangnya ide itu, entahlah.. ide itu tak bisa diprediksi kapan datangnya, ataupun dimana. Terkadang ada yang berusaha mencari-cari ide dengan mengunjungi tempat, membaca buku ataupun  membaca dari media lain, itupun tidak disalahkan karena itu juga bisa menjadi pemicu dalam menghasilkan suatu ide untuk membuat sebuah artikel yang nantinya bisa diminati banyak orang. Baca juga http://kang-purngeblog.blogspot.com/2016/09/rahasia-seo-yang-harus-diketahui-pemula.html
2.    Panjang tulisan,
panjang kata
Add caption

perlu diingat, memang terkadang banyak yang menganggap panjangnya sebuah tulisan mempengaruhi kualitas suatu artikel, dan itu juga tidak bisa disalahkan 100%, karena memang ada banyak benarnya, namun yang perlu diperhatikan adalah, kita juga harus memperhatikan psikologi para calon pembaca, karena para pembaca pun bisa juga merasa bosan jika harus membaca artikel yang terlalu panjang, jika ingin membuat artikel yang panjang kita harus benar-benar memperhatikan kualitas artikel kita agar pembaca tidak bosan membaca artikel yang terlalu panjan. baca juga cara mudah membuat artikel bagus dan berkualitas 
3.    Ejaan dan tata bahasa yang baik,
macam-macam bahasa
Add caption

biasakanlah menulis dengan ejaan dan tata bahasa yang baik, mudah dimengerti dan dipahami, karena kebanyakan orang yang mencari informasi pada sebuaah artikel adalah untuk mencari pemecahan masalah, lalu bagaimana jadinya jika kita menggunakan ejaan dan tata bahasa yang sulit dimengerti?.
bukannya memecahkan masalah tetapi yang didapat adalah masalah baru yang lebih membingugkan pembaca. Dan bahasa yang mudah dipahami ini juga bukan berarti kita harus menulis dengan bahasa yang baku dan kaku, tetapi kita menggunakan bahasa yang lumrah(umum) digunakan, dan tidak masalah juga menambahkan bahasa kekinian atau bahasa yang gaul dalam sebuah artikel, asalkan kita bisa mengira, bahwa calon pembaca kita bisa memehaminya.
Sebagai tambahan, saya pernah mempunyai pengalaman mengenai tanda baca yang kurang baik dalam penulisan, ketika saya sedang enak-enaknya menikmati istirahat kuliah ada yang mengirimkan SMS ke hp saya “mas sudah masuk” dan saya kira itu adalah untuk menginformasikan kepada saya bahwa sudah ada dosen dikelas, dan saya harus segera masuk, namun ternyata yang sebenarnya adalah “mas sudah masuk?” karena yang mengirimkan sms kepada saya pun sedang asyik ngopi diwarung.
4.    Menghadirkan bacaan yang ringan dibaca.
mudah dipahami
Add caption

Apa maksudnya ringan dibaca? Apakah harus ditulis dilembaran yang tipis, agar ringan? Bukan bukan begitu, tetapi maksudnya adalah seorang pembaca dengan mudah, mengartikan, dan menerapkan solusi dari artikel yang kita buat. Jika pembaca belum bisa mengartikan, menagrtikan dan menerapkan apa yang dibacanya, berarti penulis masih gagal menyampaikan pesannya. Dan itu berarti bahwa, tulisannya pun masih gagal.
5.    Kutipan/rujukan/tendensi.
kang-purngeblog
Add caption

Apa maksudnya, apakah kita harus memiliki rujukan terlebih dahulu untuk membuat artikel?
Jawabannya bisa iya atau juga bisa tidak, jika kita menganggap bahwa pengalaman penulis bisa disebut sebagai rujukan berarti jawabannya iya. Namun jika kita menganggap bahwa rujukan harus dari orang lain yang ahli dibidangnya, berarti jawabannya tidak.
Karena menurut saya dalam membuat artikel, kita bisa jika hanya menggunakan pengalaman kita saja, dan tidak harus dengan rujukan. Tidak harus bukan berarti tidak boleh. Akan lebih baik jika ada rujukan, tetapi jika memang belum ada, jangan menunda untuk menulis sesuatu hanya karena tidak mempunyai rujukan, berpikirlah bagaimana jika memang belum ada rujukan tentang judul yang kita angkat, dan nantinya  kita lah yang akan menjadi rujukan. Jadi masih menunda menulis hanya karena belum memiliki rujukan? Mikir!!...
6.    Cerna dulu informasi yang didapat, dan jangan asal mengeluarkan.
cari ide
Add caption

Walaupun dalam menulis diberikan kebebasan, tapi kita juga harus mencerna dulu tentang informasi yang kita dapat, agar tidak menjadi salah kaprah.
7.    Cari, coba, uji, lakukan suatu pengalaman baru, jangan takut gagal, 
seo
Add caption

karena ”jika kita berhasil, banyaknya kegagalan itulah yang akan banyak memotivasi dan menjadi penyemangat bagi orang banyak.”.
8.    Berdo’a dan belajar.
mensucikan diri

Inilah cara yang tidak bleh ditinggalkan.
Belajar untuk menemukan tema-tema yang menarik untuk dibahas.
Belajar untuk tidak mudah menyerah.
Belajar untuk lebih maju.
Belajar agar lebih memahami.
Belajar untuk terus bersabar.
Belajar untuk saling menghargai pendapat orang lain.
Belajar untuk memberi dan melakukan hal-hal yang positif.
Belajar untuk menerima.
Jangan berhenti untuk mempelajari semua hal-hal yang positif, laukukan apa yang dipelajari, kemudian sempurnakan lah dengan do’a, karena tak akan pernah ada kata seindah do’a.
proses
Add caption

Sebagai seorang blogger kita juga harus selalu menghargai sebuah proses, semua proses entah proses yang akan kita alami, atau proses yang baru saja kita alami ataupun proses yang sudah pernah kita alami.
proses dimana kita masih terbata-bata menuliskan sebuah kata, proses saat kita merasa bahwa inilah saat yang tepat untuk menyerah, proses dimana kita bisa bangkit dari sebuah keterpurukan, proses ketika kita sudah mulai bisa sedikit demi sedikit menuangkan semua pikiran kita kedalam sebuah kalimat. Dan proses saat kita sudah bisa mengalirkan dengan deras semua ide dalam kepala.
Jika kita sudah bisa menghargai semua proses-proses yang kita alami, saya yakin pasti kita bisa juga memahami dan menghargai semua proses yang baru saja dilalui orang lain. Tanpa ada keinginan untuk mencari cela ataupun mencela. Dan tetaplah berada diproses, proses selalu berusaha merendahkan diri dan jangan pernah keluar dari proses mulia itu.
Cuma Ini sedikit cara dan tips yang bisa saya sampaikan, mungkin ada yang ingin membagikan cara-cara dan tipsnya, bisa juga menambahkannya pada kolom komentar sekian yang bisa saya sampaikan terimakasih.

Postingan Serupa

15.44 - tanpa komentar

0 komentar untuk cara membuat artikel yang menarik untuk di baca - kang-purngeblog.blogspot.com.

silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai dengan topik pembahasan